Banner IDwebhost

FBS

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Jangan Menyerah

Thursday, November 10, 2011


ak ada manusia

Yang terlahir sempurna

Jangan kau sesali

Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah

Dapatkan cobaan yang berat

Seakan hidup ini

Tak ada artinya lagi
Reff 1:

Syukuri apa yang ada

Hidup adalah anugerah

Tetap jalkani hidup ini

Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia

Yang terlahir sempurna

Jangan kau sesali

Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:

Tuhan pasti kan menunjukkan

Kebesaran dan kuasanya

Bagi hambanya yang sabar

Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1

Back to Reff 2

Koleksi D'Massiv yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu DMasiv – Jangan Menyerah
Gambar Artis Indonesia
READ MORE - Jangan Menyerah

Cara Install Windows XP pada notebook HDD SATA dengan atau tanpa Floppy Disk

Thursday, March 24, 2011

Dikarenakan Type Harddisk Notebook saat ini sudah mempergunakan SATA dan masih banyaknya user yang memilih Operating System Windows XP, sedangkan Windows XP sendiri belum bisa mengenali Harddisk SATA tersebut secara langsung maka seringkali user/customer mengatakan Harddisk tersebut rusak atau tidak dikenali pada saat instlasi Windows saya pun juga pernah mengalami hal demikian sampai melakukan beberapa kali partisi ulang terhadap hardis Notebook.
Tapi sebenarnya Harddisk tersebut tidak rusak hanya kita perlu menginstall driver Harddisk SATA pada saat awal instalasi Windows XP tersebut atau kita bisa men-disable feature SATA pada laptop tersebut apabila BIOSnya mendukung.
Berikut cara instalasi laptop dengan Harddisk Type SATA dengan 2 cara yaitu :
I.  Men “DISABLE” SATA NATIVE SUPPORT
Hal ini dilakukan apabila “BIOS” pada Notebook/Laptop tersebut mendukung untuk melakukan DISABLE SATA NATIVE SUPPORT, yaitu dgn cara sebagai berikut:
1. Masuk Menu BIOS (Tekan F10 – segera setelah tampilan COMPAQ muncul, untuk Notebook Compaq)
2. pilih Menu System Configuration
3. pilih SATA NATIVE SUPPORT
4. Rubah menjadi DISABLE
5. Save perubahan dan keluar dari Menu BIOS
6. Setelah Restart lakukan instalasi Windows XP
II. Instalasi menggunakan “External DiskDrive/Floppy Drive”
Apabila BIOS pada NoteBook/Laptop tersebut tidak ditemukan menu untuk mendisable SATA NATIVE SUPPORT (seperti pada langkah I diatas) maka Instlasi Windows XP harus dilakukan dengan mempergunakan External Floppy DiskDrive.
Pada cara ini anda mutlak memerlukan satu buah komputer yang dilengkapi dengan Floppy Disk Drive dan sebuah Disket Kosong yang berfungsi untuk meng-ekstract file driver SATA. Floppy drive ini bisa juga berupa sebuah External USB Floppy Disk Drive.
Caranya copykan / extract file driver SATA ke floppy disk / disket.
Kemudian lakukan instalasi seperti biasa, ketika muncul pesan “Press F6 to Install a Third Party Driver”, tekan F6 dan ketika diminta drivernya, arahkan ke External USB Floppy drive. Pilih driver yang sesuai. Kemudian lanjutkan instalasi Windows XP seperti biasa.
Khusus Notebook Compaq Presario, bisa lakukan langkah-langkah sbb:
1.  Buka CD Driver (copy) yang disertakan pada Komputer (Notebook / PC) yang telah ada Operating Systemnya dan memiliki DiskDrive
2.  Explore CD Driver (di komputer yg ada DiskDrivenya)
3.  Masuk/Pilih Direktori \Umum\HDD SATA
4.  Pilih Direktori HDD965/HDD 945 sesuai dgn spesifikasi Notebook
mis: – Notebook Pressario 3430/3422 — Chipset i945 pilih Direktori 945
– Notebook Pressario 3535/3504 — Chipset i965 pilih Direktori 965
5.  Jalankan file yg ada di dalam Direktori tersebut (akan minta disket)
6.  Masukkkan Disket Kosong yang diinginkan tunggu sampai selesai.
7.  Ambil Disket yang telah jadi tersebut untuk persiapan Instalasi Notebook
8.  Persiapkan Notebook yang akan diinstal, Pasang External DiskDrive
9.  Booting Notebook dg windows XP
10. Tunggu beberapa saat hingga layar biru muncul dan tekan F6 segera mungkin
11. Tunggu beberapa saat hingga muncul perintah untuk masukkan/load Driver yg diinginkan
-> tekan S -> Muncul pesan untuk masukkan Disket Driver yang akan di LOAD
-> Masukkan Disket Driver (poin 7) Tekan Enter
-> Tunggu beberapa saat hingga muncul beberapa Pilihan Driver yang akan diinstall
-> pilih Driver yg sesuai dgn tipe Notebook (contoh : SATA ICH8 AHCI mobile
u/Chipset Intel 965)
-> tekan enter
12. Lanjutkan proses instalasi seperti Biasa dan jangan Ambil Disket hingga RESTART
Notebook merk lain, bisa gunakan langkah-langkah sebagai panduan, tinggal disesuaikan dibagian instalasi driver SATA. Sumber : http://wahyusodiq.wordpress.com/2010/11/08/cara-install-windows-xp-pada-notebook-hdd-sata-dengan-atau-tanpa-floppy-disk/
READ MORE - Cara Install Windows XP pada notebook HDD SATA dengan atau tanpa Floppy Disk

DOWNLOAD PDF PASSWORD REMOVER FULL TERBARU SOFTWARE UNTUK MENGHAPUS PASSWORD FILE PDF

Tuesday, March 8, 2011


Halo, apa kabar pengunjung setia Asaborneo. Apa kabar siang ini? Sory nih baru bisa posting. Soalnya rada banyak kerjaan di kantor.

Posting kali ini saya mau berbagi software bernama PDF Password Remover. Mungkin anda pernah mendapat file pdf yang dilindungi password. PDF Password Remover digunakan untuk menghapus atau menghilangkan password file pdf. Saya sudah mencoba tools ini dan sangat ampuh.

Cara penggunaanya sangat mudah. Anda tinggal open file pdf yang ada passwordnya. Kemudian PDF Password Remover akan menghapus passowrd file pdf-nya dan membuat file pdf yang passwordnya sudah dibuang. 

Karena  PDF Password Remover yang saya berikan adalah versi full, maka anda harus menjalankan keygennya terlebih dahulu. Caranya : Jalankan Keygen yang sudah anda download dan generate code lalu paste untuk mengaktivasi PDF Password Remover. Sangat mudah.

Anda tertarik? Silahkan didownload dan semoga bermanfaat!
Sumber : http://asaborneo.blogspot.com/2011/03/download-pdf-password-remover-full.html
READ MORE - DOWNLOAD PDF PASSWORD REMOVER FULL TERBARU SOFTWARE UNTUK MENGHAPUS PASSWORD FILE PDF

Membuat Backup System Windows 7 Tanpa Ghost

Thursday, February 17, 2011

Pernahkah teman-teman mengalami kejadian harddisk error, atau system terkena virus hingga harus di install ulang ? Jika pernah apa yg kalian lakukan, apakah melakukan install ulang atau me-restore kembali system yg teman-teman punya ?

Jika yg lebih suka melakukan install ulang mungkin masalah hdd error atau terkena virus bukan masalah yg memusingkan, namun untuk yg tidak memiliki waktu, keterbatasan backup driver, software, atau mungkin memiliki masalah license / aktivasi, hal-hal seperti ini merupakan masalah yg memusingkan. Ada solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut, yaitu dengan cara membuat backup system yg telah di-install, misalnya menggunakan program seperti Norton Ghost. Dengan Ghost kita dapat me-restore kembali system yg telah kita install tanpa harus melakukan install ulang segala macam driver maupun software.

Pada Windows 7 terdapat fitur yg sangat bermanfaat, yaitu Backup and Restore Center yg ada pada Control Panel. Fitur ini memiliki 2 fungsi utama yg sangat membantu kita dalam melakukan backup maupun restore system. Fungsi pertama adalah backup system, dengan melakukan backup system secara teratur, kita memiliki keuntungan apabila terdapat masalah pada system, backup yg kita lakukan dapat mengembalikan settingan system kembali seperti saat kita melakukan backup, misal anda melakukan backup pada tanggal 18 Juni 2010, lalu dua hari kemudian system anda bermasalah akibat virus atau salah melakukan instalasi program, maka kita dapat dengan mudah mengembalikan settingan system kembali pada tanggal 18 Juni 2010 menggunakan file backup.

Fungsi kedua dari Backup and Restore Center adalah melakukan backup system dengan cara membuat system image, yaitu membackup system secara keseluruhan, dan membuat imagenya. Kegunaan dari image ini kita dapat melakukan instalasi Windows 7 pada perangkat yg sama, tanpa harus menginstall ulang driver maupun software dan segala macam settingan yg telah kita buat sebelumnya.

Berikut adalah langkah-langkah melakukan backup system pada Windows 7, maupun me-restorenya ;


Gambar 1. Backup and Restore Center

Pertama anda harus membuka Control Panel lalu memilih Backup and Restore Center (Gambar 1). Pada jendela Backup and Restore di sebelah kiri atas ada pilihan Create a system image & Create a system repair disc, pada kolom sebelah kanan ada pilihan untuk melakukan Back up menggunakan tombol Back up now.


Gambar 2. Proses pemilihan backup

Pilihlah Create a system image untuk melakukan backup system secara keseluruhan dan membuat file imagenya. Pada saat anda melakukan backup system, anda akan ditanyakan tempat untuk menyimpan file image, lebih baik anda siapkan harddisk external yg masih memiliki kapasitas sebesar kapasitas drive c: anda, misal drive c: anda adalah 20Gb, berarti anda harus memiliki kapasitas paling tidak sebesar 21Gb. Setelah memilih tempat untuk menyimpan file image, proses pembuatan backup akan berlangsung, tunggulah sampai selesai. Ketika proses pembuatan image telah selesai, anda akan ditanya apakah anda ingin membuat System Repair Disk. Fungsi System Repair Disk adalah sebagai Boot Disk, ketika komputer anda Booting menggunakan System Repair Disk, disinilah anda akan ditanya mengenai file image yg telah anda buat. Secara garis besar fungsi System Repair Disk adalah fitur untuk memilih file image dan me-restorenya sehingga komputer kembali ke keadaan semula sebelum terjadi kerusakan system. "Creating a System Repair Disk", untuk membuatnya anda harus menyiapkan satu keping DVD Blank, DVD inilah nantinya yg akan menjadi Media Booting komputer anda. Setelah anda memasukan DVD Blank tersebut, Creating a System Repair Disk akan memilih sendiri drive DVD anda (gambar 3), yg harus anda lakukan hanya klik next hingga proses pembuatan System Repair Disk selesai.


Gambar 3. Creating a System Repair Disk
Setelah anda melakukan backup system dengan membuat system image juga membuat System Repair Disk, anda harus menyimpannya, jangan lupa untuk menandainya agar tidak hilang dan memudahkan anda mencarinya saat diperlukan.


Gambar 4. Tampilan pilihan System Recovery
Pada saatnya anda akan melakukan Restore system, silahkan anda lakukan Booting menggunakan System Repair Disk yg telah anda buat, dan jangan lupa pasang HDD tempat anda menyimpan file imagenya. Ketika System Repair Disk selesai di boot, akan keluar pilihan fitur (gambar 4). Anda tinggal memilih System Image Recovery, dan nanti program akan memilih sendiri drive yg terdapat file image, pastikan apakah benar file image tersebut ada pada drive yg dipilih, jika anda tidak yakin anda dapat memilihnya secara manual. Lanjutkan proses hingga selesai, ketika proses telah selesai Windows anda akan kembali seperti saat anda melakukan backup.

Selamat mencoba. Lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik mempersiapkan backup sebelum terjadi masalah.
Sumber : http://kobebintang.blogspot.com/2010/06/membuat-backup-system-windows-7-tanpa.html
READ MORE - Membuat Backup System Windows 7 Tanpa Ghost

Mempartisi Harddisk Menggunakan Disk Management Pada Windows 7

Sunday, February 13, 2011

 

Pernakah anda membeli lattop / pc baru dengan System Operasi Windows 7 yang oleh teknisinya tidak membai partisinya. Sehingga suatu saat akan merepotkan kita mengamankan data pada saat windows harus di instal ulang. Hal yang sama di alami oleh kawan saya yang kebetulan baru berli lattop baru dan mau memisahkan antara file system dan data. Untungnya ketemu tulisan berikut :

Terkadang dan masih banyak teman-teman menggunakan aplikasi pihak lain dalam mem-partisi harddisk yang terpakai di PC/Laptop mereka. Pada seri Vista ataupun Windows 7, hal ini dapat kita lakukan dengan menggunakan Disk Management. Saat ini saya akan mencoba menunjukkan bagaimana membagi ruang pada harddisk laptop yang saya gunakan.
Untuk memulainya, anda dapat melalui ‘Control Panel\All Control Panel Items\Administrative Tools’ lalu pilih ‘Computer Management’.
atau langsung mengetikkan Disk Management pada tombol Start – Search Programs and Files (untuk Windows 7).
image
Lalu pilih ‘Create and Format Disk Partitions’.
Setelah itu akan tampak menu :
image
Skenario saat ini, saya akan mencoba membagi sedikit ruang pada drive F pada laptop saya.
Pada gambar diatas, terdapat 32.84 GB pada drive F.
dan saya akan mengambil 10 GB untuk drive baru yang akan saya bentuk.
Klik kanan pada drive yang ingin dibagi. Lalu pilih ‘Shrink Volume’.
image
Lalu, berikan nilai pada drive baru yang akan dibentuk (dalam MB). Saya memberi nilai 10 GB atau 10000 MB.
image
Klik ‘Shrink’.
Lalu akan terbentuk drive baru dengan volume 9.77 GB *system tidak full memberi ruang.
image
Nah langkah selanjutnya, klik kanan pada drive baru, lalu pilih ‘New Simple Volume’.
image
Klik ‘Next’
image
Berikan nilai pada ‘Simple Volume Size in MB’, lalu klik ‘Next’.
image
Nah, disini, anda dapat memberikan nama pada drive baru tersebut, silahkan memilih ‘Assign The Following Drive Letter’, saya memilih drive I saja.
image
Pada gambar diatas, format drive tersebut dengan memberi centang pada ‘Format This Volume With The Following Settings’. dan berikan file system (apakah menggunakan FAT32 atau NTFS) lalu berikan nilai DEFAULT pada Allocation Unit Size dan pada Volume Label anda dapat memberikan label sesuai keinginan anda. Lalu klik ‘Next’ dan ‘Finish’.
Lalu drive baru anda telah dibentuk.
image
Mudah bukan?
Sumber : http://mugi.or.id/blogs/kisman/archive/2010/05/02/mempartisi-harddisk-menggunakan-disk-management-pada-windows-7.aspx
READ MORE - Mempartisi Harddisk Menggunakan Disk Management Pada Windows 7

Fix desktop.ini Auto Open in Notepad on Boot Up in Windows 7 Build 7057

Pengguna Windows 7 mungkin telah mendapati hal sama yang saya alami. Notepad secara otomatis terbuka pada setiap startup sistem atau reboot. The Notepad akan terbuka desktop.ini dengan teks berikut:
[.ShellClassInfo]
LocalizedResourceName=@%SystemRoot%\system32\shell32.dll,-21787
Jelas, ini adalah 'bug' yang desktop.ini file telah keliru telah menempati posisi yang seharusnya tidak di tempati. Cara mengatasinya cukup mudah, hanya dengan menghapus dan menghapus desktop.ini dari folder Startup, yang aktif pada saat sistem operasi Windows di hidupkan.

Desktop.ini in Notepad Auto Open in Windows 7 Build 7057
Fix Windows 7 Build 7057 Notepad Auto Open Desktop.ini on Startup Bug
  1. Buka Windows Explorer, kemudian klik Organize -> Folder and Search Options.
  2. Aktifkan/Pilih View tab.
  3. Under “Hidden files and folders” tree, pilih Show hidden files, folders and drives.
  4. Uncheck Hide protected operating system files in order to be able to view the hidden desktop.ini file.
  5. Click OK when done.
  6. Setalah itu buka C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup folder, or alternatively, just type shell:common startup in Start Search and hit Enter.
  7. Hapus file desktop.ini file yang ada di dalam folder ini.
  8. Selanjutnya buka C:\Users\USERNAME\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup folder, or alternatively, just type shell:startup in Start Search and hit Enter.
  9. Hapus file  desktop.ini di dalam folder ini.
  10. Bug telah diperbaiki, dan tidak akan muncul lagi Notepad dengan desktop.ini silahkan di restart.
Sumber : http://www.mydigitallife.info/2009/03/13/fix-desktopini-auto-open-in-notepad-on-boot-up-in-windows-7-build-7057/
READ MORE - Fix desktop.ini Auto Open in Notepad on Boot Up in Windows 7 Build 7057

Cara Instalasi Wireless Acer Aspire 4310

Thursday, February 10, 2011

Tulisan ini dikutip dari Blog tetangga kebetulan saya megalami hal yang sama : Cerita ini berdasar pengalaman pribadi. Ketika itu aku di suruh teman kerjaku untuk memperbaiki laptopnya yang terkena virus. Aku pun menyanggupinya, setelah ak cek system di laptop itu, ternyata sudah parah banget virusnya. Si laptop Acer Aspire 4310 milik temenku itu udah komplikasi virusnya, udah ak hilangin beberapa virus diantaranya, Sality, Maxtrok dan virus shalat. Namun sistem windows itu masih berjalan tidak normal, lambat (maklumlah procesornya cuma celeron). Akhirnya ak ambil keputusan untuk menginstal ulang system windows tersebut. Ak menginsatal Sistem Operasi XP dengan CD XP yang sudah ak inject driver SATA nya dengan N-lite. Untuk proses inject driver SATA di CD XP ini gak perlu ak jelasin disini.
Setelah selesai menginstal windows tersebut ak mengalami masalah dengan driver wireless Acer Aspire 4310. Awalnya aku instal driver Acer Aspire 4310 yang ak download dari websitenya. Tapi sesudah ak install malah ada informasi bahwa hardware wireless tersebut belum terinstall. Pusing jadinya… kenapa driver bawaan dari Acer Aspire 4310 sendiri gak suport. Akhirnya ak tanya-tanya di Om google, eh ternyata laptop Acer Aspire 4310 hanya diperuntukkan untuk windows Vista. Busyet… pikirku.. laptop dengan specifikasi seperti ini diharuskan dengan Sistem Operasi Vista?? Mana bisa kencang..
Kemudian atas saran dari artikel yang ak baca di google aku coba instal dengan driver Acer Aspire 4920, Eh ternyata juga tidak support. Lalu aku coba dengan Driver wireless Acer Aspire 3670, dan Acer tipe 47xx dan hasilnya adalah NOL.. sama saja masih error.
Akhirnya aku coba mendownload driver wireless Acer Aspire 3690, kemudian aku coba install. Eh ternyata berhasil, walaupun aneh cara mengoperasikannya. Ya.. aku bilang aneh karena jika indikator wirelessnya menyala itu artinya wireless tidak aktif, dan jika lampu indikatornya mati itu tandanya wireless itu dalam keadaan aktif.
Sumber : http://winangsit.wordpress.com/
READ MORE - Cara Instalasi Wireless Acer Aspire 4310

 
 
 
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online