FBS

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Membuat Backup System Windows 7 Tanpa Ghost

Thursday, February 17, 2011

Pernahkah teman-teman mengalami kejadian harddisk error, atau system terkena virus hingga harus di install ulang ? Jika pernah apa yg kalian lakukan, apakah melakukan install ulang atau me-restore kembali system yg teman-teman punya ?

Jika yg lebih suka melakukan install ulang mungkin masalah hdd error atau terkena virus bukan masalah yg memusingkan, namun untuk yg tidak memiliki waktu, keterbatasan backup driver, software, atau mungkin memiliki masalah license / aktivasi, hal-hal seperti ini merupakan masalah yg memusingkan. Ada solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut, yaitu dengan cara membuat backup system yg telah di-install, misalnya menggunakan program seperti Norton Ghost. Dengan Ghost kita dapat me-restore kembali system yg telah kita install tanpa harus melakukan install ulang segala macam driver maupun software.

Pada Windows 7 terdapat fitur yg sangat bermanfaat, yaitu Backup and Restore Center yg ada pada Control Panel. Fitur ini memiliki 2 fungsi utama yg sangat membantu kita dalam melakukan backup maupun restore system. Fungsi pertama adalah backup system, dengan melakukan backup system secara teratur, kita memiliki keuntungan apabila terdapat masalah pada system, backup yg kita lakukan dapat mengembalikan settingan system kembali seperti saat kita melakukan backup, misal anda melakukan backup pada tanggal 18 Juni 2010, lalu dua hari kemudian system anda bermasalah akibat virus atau salah melakukan instalasi program, maka kita dapat dengan mudah mengembalikan settingan system kembali pada tanggal 18 Juni 2010 menggunakan file backup.

Fungsi kedua dari Backup and Restore Center adalah melakukan backup system dengan cara membuat system image, yaitu membackup system secara keseluruhan, dan membuat imagenya. Kegunaan dari image ini kita dapat melakukan instalasi Windows 7 pada perangkat yg sama, tanpa harus menginstall ulang driver maupun software dan segala macam settingan yg telah kita buat sebelumnya.

Berikut adalah langkah-langkah melakukan backup system pada Windows 7, maupun me-restorenya ;


Gambar 1. Backup and Restore Center

Pertama anda harus membuka Control Panel lalu memilih Backup and Restore Center (Gambar 1). Pada jendela Backup and Restore di sebelah kiri atas ada pilihan Create a system image & Create a system repair disc, pada kolom sebelah kanan ada pilihan untuk melakukan Back up menggunakan tombol Back up now.


Gambar 2. Proses pemilihan backup

Pilihlah Create a system image untuk melakukan backup system secara keseluruhan dan membuat file imagenya. Pada saat anda melakukan backup system, anda akan ditanyakan tempat untuk menyimpan file image, lebih baik anda siapkan harddisk external yg masih memiliki kapasitas sebesar kapasitas drive c: anda, misal drive c: anda adalah 20Gb, berarti anda harus memiliki kapasitas paling tidak sebesar 21Gb. Setelah memilih tempat untuk menyimpan file image, proses pembuatan backup akan berlangsung, tunggulah sampai selesai. Ketika proses pembuatan image telah selesai, anda akan ditanya apakah anda ingin membuat System Repair Disk. Fungsi System Repair Disk adalah sebagai Boot Disk, ketika komputer anda Booting menggunakan System Repair Disk, disinilah anda akan ditanya mengenai file image yg telah anda buat. Secara garis besar fungsi System Repair Disk adalah fitur untuk memilih file image dan me-restorenya sehingga komputer kembali ke keadaan semula sebelum terjadi kerusakan system. "Creating a System Repair Disk", untuk membuatnya anda harus menyiapkan satu keping DVD Blank, DVD inilah nantinya yg akan menjadi Media Booting komputer anda. Setelah anda memasukan DVD Blank tersebut, Creating a System Repair Disk akan memilih sendiri drive DVD anda (gambar 3), yg harus anda lakukan hanya klik next hingga proses pembuatan System Repair Disk selesai.


Gambar 3. Creating a System Repair Disk
Setelah anda melakukan backup system dengan membuat system image juga membuat System Repair Disk, anda harus menyimpannya, jangan lupa untuk menandainya agar tidak hilang dan memudahkan anda mencarinya saat diperlukan.


Gambar 4. Tampilan pilihan System Recovery
Pada saatnya anda akan melakukan Restore system, silahkan anda lakukan Booting menggunakan System Repair Disk yg telah anda buat, dan jangan lupa pasang HDD tempat anda menyimpan file imagenya. Ketika System Repair Disk selesai di boot, akan keluar pilihan fitur (gambar 4). Anda tinggal memilih System Image Recovery, dan nanti program akan memilih sendiri drive yg terdapat file image, pastikan apakah benar file image tersebut ada pada drive yg dipilih, jika anda tidak yakin anda dapat memilihnya secara manual. Lanjutkan proses hingga selesai, ketika proses telah selesai Windows anda akan kembali seperti saat anda melakukan backup.

Selamat mencoba. Lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik mempersiapkan backup sebelum terjadi masalah.
Sumber : http://kobebintang.blogspot.com/2010/06/membuat-backup-system-windows-7-tanpa.html
READ MORE - Membuat Backup System Windows 7 Tanpa Ghost

Mempartisi Harddisk Menggunakan Disk Management Pada Windows 7

Sunday, February 13, 2011

 

Pernakah anda membeli lattop / pc baru dengan System Operasi Windows 7 yang oleh teknisinya tidak membai partisinya. Sehingga suatu saat akan merepotkan kita mengamankan data pada saat windows harus di instal ulang. Hal yang sama di alami oleh kawan saya yang kebetulan baru berli lattop baru dan mau memisahkan antara file system dan data. Untungnya ketemu tulisan berikut :

Terkadang dan masih banyak teman-teman menggunakan aplikasi pihak lain dalam mem-partisi harddisk yang terpakai di PC/Laptop mereka. Pada seri Vista ataupun Windows 7, hal ini dapat kita lakukan dengan menggunakan Disk Management. Saat ini saya akan mencoba menunjukkan bagaimana membagi ruang pada harddisk laptop yang saya gunakan.
Untuk memulainya, anda dapat melalui ‘Control Panel\All Control Panel Items\Administrative Tools’ lalu pilih ‘Computer Management’.
atau langsung mengetikkan Disk Management pada tombol Start – Search Programs and Files (untuk Windows 7).
image
Lalu pilih ‘Create and Format Disk Partitions’.
Setelah itu akan tampak menu :
image
Skenario saat ini, saya akan mencoba membagi sedikit ruang pada drive F pada laptop saya.
Pada gambar diatas, terdapat 32.84 GB pada drive F.
dan saya akan mengambil 10 GB untuk drive baru yang akan saya bentuk.
Klik kanan pada drive yang ingin dibagi. Lalu pilih ‘Shrink Volume’.
image
Lalu, berikan nilai pada drive baru yang akan dibentuk (dalam MB). Saya memberi nilai 10 GB atau 10000 MB.
image
Klik ‘Shrink’.
Lalu akan terbentuk drive baru dengan volume 9.77 GB *system tidak full memberi ruang.
image
Nah langkah selanjutnya, klik kanan pada drive baru, lalu pilih ‘New Simple Volume’.
image
Klik ‘Next’
image
Berikan nilai pada ‘Simple Volume Size in MB’, lalu klik ‘Next’.
image
Nah, disini, anda dapat memberikan nama pada drive baru tersebut, silahkan memilih ‘Assign The Following Drive Letter’, saya memilih drive I saja.
image
Pada gambar diatas, format drive tersebut dengan memberi centang pada ‘Format This Volume With The Following Settings’. dan berikan file system (apakah menggunakan FAT32 atau NTFS) lalu berikan nilai DEFAULT pada Allocation Unit Size dan pada Volume Label anda dapat memberikan label sesuai keinginan anda. Lalu klik ‘Next’ dan ‘Finish’.
Lalu drive baru anda telah dibentuk.
image
Mudah bukan?
Sumber : http://mugi.or.id/blogs/kisman/archive/2010/05/02/mempartisi-harddisk-menggunakan-disk-management-pada-windows-7.aspx
READ MORE - Mempartisi Harddisk Menggunakan Disk Management Pada Windows 7

Fix desktop.ini Auto Open in Notepad on Boot Up in Windows 7 Build 7057

Pengguna Windows 7 mungkin telah mendapati hal sama yang saya alami. Notepad secara otomatis terbuka pada setiap startup sistem atau reboot. The Notepad akan terbuka desktop.ini dengan teks berikut:
[.ShellClassInfo]
LocalizedResourceName=@%SystemRoot%\system32\shell32.dll,-21787
Jelas, ini adalah 'bug' yang desktop.ini file telah keliru telah menempati posisi yang seharusnya tidak di tempati. Cara mengatasinya cukup mudah, hanya dengan menghapus dan menghapus desktop.ini dari folder Startup, yang aktif pada saat sistem operasi Windows di hidupkan.

Desktop.ini in Notepad Auto Open in Windows 7 Build 7057
Fix Windows 7 Build 7057 Notepad Auto Open Desktop.ini on Startup Bug
  1. Buka Windows Explorer, kemudian klik Organize -> Folder and Search Options.
  2. Aktifkan/Pilih View tab.
  3. Under “Hidden files and folders” tree, pilih Show hidden files, folders and drives.
  4. Uncheck Hide protected operating system files in order to be able to view the hidden desktop.ini file.
  5. Click OK when done.
  6. Setalah itu buka C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup folder, or alternatively, just type shell:common startup in Start Search and hit Enter.
  7. Hapus file desktop.ini file yang ada di dalam folder ini.
  8. Selanjutnya buka C:\Users\USERNAME\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup folder, or alternatively, just type shell:startup in Start Search and hit Enter.
  9. Hapus file  desktop.ini di dalam folder ini.
  10. Bug telah diperbaiki, dan tidak akan muncul lagi Notepad dengan desktop.ini silahkan di restart.
Sumber : http://www.mydigitallife.info/2009/03/13/fix-desktopini-auto-open-in-notepad-on-boot-up-in-windows-7-build-7057/
READ MORE - Fix desktop.ini Auto Open in Notepad on Boot Up in Windows 7 Build 7057

Cara Instalasi Wireless Acer Aspire 4310

Thursday, February 10, 2011

Tulisan ini dikutip dari Blog tetangga kebetulan saya megalami hal yang sama : Cerita ini berdasar pengalaman pribadi. Ketika itu aku di suruh teman kerjaku untuk memperbaiki laptopnya yang terkena virus. Aku pun menyanggupinya, setelah ak cek system di laptop itu, ternyata sudah parah banget virusnya. Si laptop Acer Aspire 4310 milik temenku itu udah komplikasi virusnya, udah ak hilangin beberapa virus diantaranya, Sality, Maxtrok dan virus shalat. Namun sistem windows itu masih berjalan tidak normal, lambat (maklumlah procesornya cuma celeron). Akhirnya ak ambil keputusan untuk menginstal ulang system windows tersebut. Ak menginsatal Sistem Operasi XP dengan CD XP yang sudah ak inject driver SATA nya dengan N-lite. Untuk proses inject driver SATA di CD XP ini gak perlu ak jelasin disini.
Setelah selesai menginstal windows tersebut ak mengalami masalah dengan driver wireless Acer Aspire 4310. Awalnya aku instal driver Acer Aspire 4310 yang ak download dari websitenya. Tapi sesudah ak install malah ada informasi bahwa hardware wireless tersebut belum terinstall. Pusing jadinya… kenapa driver bawaan dari Acer Aspire 4310 sendiri gak suport. Akhirnya ak tanya-tanya di Om google, eh ternyata laptop Acer Aspire 4310 hanya diperuntukkan untuk windows Vista. Busyet… pikirku.. laptop dengan specifikasi seperti ini diharuskan dengan Sistem Operasi Vista?? Mana bisa kencang..
Kemudian atas saran dari artikel yang ak baca di google aku coba instal dengan driver Acer Aspire 4920, Eh ternyata juga tidak support. Lalu aku coba dengan Driver wireless Acer Aspire 3670, dan Acer tipe 47xx dan hasilnya adalah NOL.. sama saja masih error.
Akhirnya aku coba mendownload driver wireless Acer Aspire 3690, kemudian aku coba install. Eh ternyata berhasil, walaupun aneh cara mengoperasikannya. Ya.. aku bilang aneh karena jika indikator wirelessnya menyala itu artinya wireless tidak aktif, dan jika lampu indikatornya mati itu tandanya wireless itu dalam keadaan aktif.
Sumber : http://winangsit.wordpress.com/
READ MORE - Cara Instalasi Wireless Acer Aspire 4310

Membuat CD OS + SATA menggunakan nLite

Tuesday, February 8, 2011



Nlite
Setelah menelusiri tulisan tentang cara menginstall Notebook Acer Aspire 4310/4720, akhir ketemu juga. Untuk lebih detailnya, baik akan di uraikan satu persatu.

Pertama-tama siapkan sistem operasi Windows Xp, download nLite 1.41 + NET Framework 2.0 dan download sata driver.
Bagi yang kesulitan mencari SATA RAID silahkan download disini..!!!
Bagi yang ingin mendownload CD yang sudah jadi silahkan klik disini…!!!!
Cara membuat CD OS + SATA
  1. Setelah program nLite berhasil di download, lakukan proses instalasi. Jika berhasil silahkan klik icon nlite. Tekan tombol lanjut.
    Nlite
  2. Masukkan CD OS Windows Xp, cari lokasi CD OS Windows Xp dengan menekan browse. Tekan tombol lanjut.
    Nlite
  3. Untuk membuat bootable iso, pilih Driver dan Bootable ISO. Tekan Lanjut.
    Nlite
  4. Tekan lanjut, jikan ingin menyisipkan tekks silahkan klik sisipkan. Tekan tombol lanjut.
    Nlite
  5. Pilih Yes untuk memulai proses penerapan instalasi.
    Nlite 
    proses instalasi
    Nlite
    proses instalasi selesai. Tekan tombol lanjut.
    Nlite
  6. Klik tombol Buat ISO untuk membuat proses ISO.
    Nlite
    isikan nama file iso dan tempat untuk menyimpan iso. Tekan tombol save.
    Nlite
    proses membuat ISO
    Nlite
  7. Proses pembuatan CD OS + Sata menggunakan nLite selesai.
    Nlite
  8. Burn file iso yang telah dibuat menggunakan program pembakar (Nero atau yang lainnya)
Untuk proses menginstall jangan lupa merubah booting first cd rom di bios.
Sumber : http://tiptrik.dhaksa.web.id/tiptrik/20/11/2007/membuat-cd-os-sata-menggunakan-nlite/
READ MORE - Membuat CD OS + SATA menggunakan nLite